Apa Itu Platina Mobil? Ketahui Ini Fungsi & Cara Kerjanya
15 Januari 2026
Admin
Bagikan
Besarnya tegangan yang dihasilkan sangat bergantung pada kecepatan dan ketepatan kerja platina. Jika pemutusan arus tidak sempurna, percikan api pada busi akan melemah dan pembakaran menjadi kurang optimal.
3. Penyaluran Arus ke Busi
Tegangan tinggi dari koil kemudian disalurkan melalui distributor ke masing-masing busi sesuai urutan pengapian mesin. Percikan api pada busi membakar campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar.
Sinkronisasi antara kerja platina, koil, dan distributor sangat menentukan kestabilan mesin. Gangguan pada salah satu komponen ini dapat menyebabkan mesin tersendat atau kehilangan tenaga.
Komponen yang Berkaitan dengan Platina Mobil
Platina mobil tidak bekerja secara terpisah, melainkan menjadi bagian dari sistem pengapian konvensional yang saling terhubung. Beberapa komponen pendukung berikut berperan penting dalam memastikan platina mobil bekerja optimal:
1. Koil Pengapian
Koil pengapian berfungsi menaikkan tegangan listrik dari baterai menjadi tegangan tinggi yang dibutuhkan busi. Kerja koil sangat bergantung pada pemutusan arus yang dilakukan oleh platina.
Baca Juga : Shock Breaker Amblas, Masih Bisakah Diperbaiki?
Jika platina tidak bekerja presisi, koil tidak dapat menghasilkan tegangan maksimal. Hal ini berdampak langsung pada kualitas percikan api dan performa mesin.
2. Kondensor
Kondensor berfungsi menyerap lonjakan arus listrik saat kontak platina terbuka. Komponen ini mencegah terjadinya percikan api berlebih pada permukaan platina.
Tanpa kondensor, platina mobil akan lebih cepat aus akibat panas dan gesekan listrik. Oleh karena itu, kondensor berperan penting dalam menjaga keawetan platina.
3. Distributor
Distributor bertugas mengatur dan membagikan tegangan tinggi ke masing-masing busi sesuai urutan pengapian. Platina mobil umumnya terpasang di dalam distributor pada sistem pengapian konvensional.
Kinerja distributor yang baik memastikan percikan api terjadi pada waktu dan silinder yang tepat. Gangguan pada distributor dapat menyebabkan mesin pincang atau tidak seimbang.