Engine Mounting: Fungsi, Jenis, dan Tanda Kerusakannya

06 Maret 2026

account iconAdmin

Engine Mounting

Bagikan

 

Mobil terasa kasar, berisik, dan tidak nyaman digunakan dalam perjalanan jauh.

 

3. Risiko Keamanan

 

Pergerakan mesin yang tidak stabil bisa memengaruhi keseimbangan kendaraan, terutama saat akselerasi mendadak.

Kapan Harus Mengganti Engine Mounting?

Tidak ada patokan pasti kapan engine mounting harus diganti. Namun, Anda sebaiknya melakukan pengecekan rutin saat servis berkala.

Jika muncul tanda-tanda seperti getaran berlebihan atau bunyi aneh, segera lakukan pemeriksaan. Mengganti engine mounting lebih awal jauh lebih murah dibanding memperbaiki kerusakan lanjutan akibat getaran yang dibiarkan.

Tips Merawat Engine Mounting agar Lebih Awet

Agar engine mounting tahan lama, Anda bisa melakukan beberapa langkah berikut:

 

1. Hindari Akselerasi dan Pengereman Mendadak

 

Gaya mengemudi sangat memengaruhi umur engine mounting. Saat Anda sering melakukan akselerasi mendadak atau pengereman keras, mesin akan bergerak dengan tekanan besar.

Tekanan berulang ini membuat engine mounting bekerja ekstra keras dan mempercepat keausan. Cobalah berkendara dengan halus dan stabil agar beban pada dudukan mesin tetap terkendali.

 

2. Kurangi Melewati Jalan Rusak dengan Kecepatan Tinggi

 

Jalan berlubang, bergelombang, atau polisi tidur yang dilewati dengan kecepatan tinggi dapat memberikan guncangan keras pada mesin.

Getaran kuat tersebut langsung diteruskan ke engine mounting. Jika sering terjadi, karet pada engine mounting bisa retak atau sobek lebih cepat.

 

3. Rutin Servis Berkala

 

Pemeriksaan berkala sangat penting untuk mendeteksi kondisi engine mounting sejak dini. Saat servis rutin, mintalah teknisi memeriksa:

  • Kondisi karet (apakah retak atau getas)
  • Posisi mesin (apakah terlihat miring)
  • Adanya kebocoran cairan (untuk tipe hydraulic mounting)

Dengan pemeriksaan rutin, Anda bisa mengganti engine mounting sebelum kerusakan semakin parah.

 

4. Perhatikan Kebocoran Oli Mesin

 

Kebocoran oli mesin yang menetes ke area engine mounting bisa merusak material karet. Oli dapat membuat karet menjadi lunak, rapuh, dan mudah pecah.

Jika Anda melihat adanya rembesan oli di sekitar ruang mesin, segera perbaiki sumber kebocorannya. Tindakan cepat ini bisa memperpanjang usia engine mounting secara signifikan.

 

5. Gunakan Suku Cadang Berkualitas

 

Saat mengganti engine mounting, pilih suku cadang berkualitas dan sesuai spesifikasi kendaraan Anda.

Engine mounting original atau berkualitas OEM biasanya memiliki daya tahan lebih baik dibanding produk murah yang tidak jelas spesifikasinya. Menghemat di awal bisa berujung pengeluaran lebih besar jika harus sering mengganti.

Engine mounting adalah komponen penting yang menopang mesin sekaligus meredam getaran agar mobil tetap nyaman dikendarai. Dengan memahami fungsi, jenis, dan tanda kerusakan engine mounting, Anda dapat melakukan tindakan pencegahan lebih dini.

Jika Anda mulai merasakan getaran berlebih, bunyi aneh, atau perubahan posisi mesin, jangan abaikan. Pemeriksaan dan penggantian engine mounting tepat waktu akan menjaga performa kendaraan tetap optimal serta meningkatkan kenyamanan berkendara dalam jangka panjang.

Kunjungi bengkel Suzuki terdekat untuk perawatan terbaik kendaraan kesayangan Anda. Klik di sini untuk booking online dan dapatkan insight menarik lainnya seputar kendaraan.

Berita Lainnya

Pricelist Icon Price List Dealer Halo Suzuki Icon Test Drive/Ride
Chat Icon