Faktor-faktor Penyebab Oli Motor Bocor yang Perlu Diketahui
04 Februari 2026
Admin
Bagikan
Dalam jangka panjang, kebocoran yang dibiarkan dapat menurunkan efisiensi mesin dan meningkatkan risiko kerusakan serius. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami sumber masalahnya sebelum dampak yang lebih besar terjadi.
1. Seal dan Gasket Mengalami Penuaan Material
Seal dan gasket berfungsi sebagai penahan oli motor agar tidak keluar dari jalur sirkulasi. Seiring waktu, material karet atau silikon pada komponen ini dapat mengeras dan kehilangan elastisitasnya.
Ketika elastisitas menurun, celah kecil dapat terbentuk dan menjadi jalur rembesan oli motor. Kondisi ini sering terjadi pada motor yang sudah berusia atau jarang mendapatkan perawatan berkala.
Selain faktor usia, paparan panas mesin yang terus-menerus juga mempercepat degradasi material seal dan gasket.
2. Baut Mesin Mengendur Akibat Getaran
Getaran mesin yang terjadi selama penggunaan normal dapat menyebabkan baut pengikat komponen mesin menjadi kendur secara perlahan. Hal ini sering terjadi tanpa disadari oleh pengendara.
Baca Juga : Motor Matic Tidak Bisa Distarter? Ini Solusinya!
Ketika baut tidak lagi menekan gasket dengan sempurna, oli motor dapat merembes keluar melalui celah yang terbentuk. Masalah ini umum dijumpai pada area bak mesin dan penutup filter oli. Pemeriksaan torsi baut secara berkala dapat membantu mencegah kebocoran akibat faktor ini.
3. Tekanan Berlebih pada Sistem Pelumasan
Tekanan oli yang terlalu tinggi dapat mendorong oli motor keluar dari jalurnya. Kondisi ini sering berkaitan dengan saluran ventilasi mesin yang tersumbat.
Ketika sirkulasi udara di dalam mesin tidak optimal, tekanan internal meningkat dan mencari jalan keluar melalui titik terlemah, seperti seal atau sambungan mesin.
Membersihkan sistem ventilasi dan memastikan sirkulasi berjalan lancar merupakan langkah pencegahan yang penting.
4. Kesalahan dalam Penggantian atau Pemilihan Oli Motor
Pemilihan oli motor yang tidak sesuai spesifikasi mesin dapat memicu masalah kebocoran. Oli dengan viskositas terlalu encer, misalnya, lebih mudah merembes melalui celah kecil.