Tanda-tanda dan Penyebabnya Kompresi Mesin Motor Bocor
06 Februari 2026
Admin
Bagikan
Suara mendesis atau letupan kecil juga dapat muncul jika kebocoran terjadi pada bagian tertentu dari ruang bakar atau sistem katup.
Perubahan suara mesin motor sebaiknya tidak diabaikan karena sering menjadi indikasi awal adanya kerusakan internal.
5. Dampak Kompresi Bocor pada Performa Mesin Motor
Kompresi bocor secara langsung mempengaruhi performa mesin motor secara keseluruhan. Penurunan tenaga, efisiensi bahan bakar, dan kenyamanan berkendara biasanya terjadi secara bersamaan.
Jika kondisi ini dibiarkan terlalu lama, kerusakan kecil dapat berkembang menjadi masalah besar yang membutuhkan pembongkaran mesin dan perbaikan menyeluruh.
Penyebab Umum Kompresi Mesin Motor Bocor
Mengetahui penyebab kebocoran kompresi membantu Anda mengambil langkah pencegahan yang lebih tepat. Penyebabnya tidak selalu dapat dikenali hanya dari pemeriksaan luar.
Sebagian besar masalah berasal dari keausan komponen internal mesin motor yang terjadi secara bertahap akibat penggunaan jangka panjang.
1. Ring Piston Aus atau Rusak
Baca Juga : Bukan Sekedar Aksesories, Ini Fungsi Utama High Mount Stop Lamp
Ring piston berfungsi menjaga tekanan kompresi tetap berada di dalam ruang bakar. Seiring pemakaian, ring piston dapat aus, menipis, atau kehilangan elastisitasnya.
Ketika ring piston tidak lagi menutup rapat, tekanan bocor ke ruang bawah piston dan menyebabkan kompresi mesin motor menurun.
Kondisi ini umum terjadi pada mesin motor dengan jarak tempuh tinggi atau perawatan pelumasan yang kurang optimal.
2. Dinding Silinder Mengalami Keausan
Dinding silinder yang aus atau tergores juga dapat menjadi jalur kebocoran kompresi. Permukaan silinder yang tidak rata membuat ring piston tidak dapat bekerja maksimal.
Keausan ini sering dipicu oleh pelumasan yang kurang baik, kualitas oli yang tidak sesuai, atau interval penggantian oli yang terlalu lama.
Perawatan oli yang baik membantu memperlambat keausan silinder dan menjaga tekanan kompresi tetap stabil.